Ketika sebuah senyuman dihargai seperti harta yang tak ternilai.
Hanya beberapa orang saja yang mengerti apa arti dari sebuah senyuman. Hanya beberapa orang saja. Gue sendiri yang udah hidup lebih dari 15 tahun di dunia ini belum mengerti apa arti dari senyuman. Yang gue tau hanya, ketika tersenyum itu semuanya terasa ringan sekali. Seperti tidak ada beban. Padahal, masalah yang menumpuk itu banyak. Sekali.
Kau ingat senyuman bayi?
Pernah melihat bayi tersenyum dengan lebarnya?
Menyenangkan bukan melihatnya?
Senyuman mungkin salah satu dari obat terbaik yang diciptakan tuhan. Dari senyuman kita bisa untuk tidak, atau mungkin lebih tepatnya mengabaikan rasa sakit yang kita rasakan. Itulah senyuman. Healing. Walau cuma sesaat sih. Tapi cukup membantu kan untuk orang yang ingin rehat (sangat) sebentar dari masalahnya.ketika sebuah tangisan muncul, sebuah kejujuran akan tampak.
Tangisan itu sesuatu yang sangat dihindari. Mengapa? Karena kau akan merasa buruk sekali ketika melakukannya. Kau bisa saja merasa ingin bunuh diri ketika menangis. Semua kejadian kejadian berputar putar di kepalamu. Dari yang paling buruk hingga yang bahagia. Apa lagi hal yang menyebabkan tangisanmu. Pasti itu yang paling berputar - putar di sekitar kepala dan hatimu. Buruk, kan?
Tapi kenapa ketika seseorang bermasalah, beberapa dari mereka menangis?
Karena sudah tidak tahan lagi? Atau karena apa?
Sampai sekarang juga gue belum menemukan jawaban pastinya. Selama ini gue cuma berspekulasi kalau orang menangis itu karena sudah terpojok dan tidak punya pelampiasan lain. Ya, dari pada bunuh diri lebih baik menangis kan? Itu pilihan paling terakhir ketika kau tidak tau ingin melampiaskan dengan cara apa lagi.
Ada satu kekuatan yang disembunyikan tangisan dibalik keburukan rasa yang dia timbulkan. Kau pernah ingat rasa setelah menangis? Kalau yang gue rasakan selama ini, ringan, dan lebih bisa berpikir secara jernih. Yang jelas jauh lebih baik dari sebelum tangisan itu meledak.
Senyuman itu menyembuhkan. Tangisan juga demikian. Hanya caranya saja yang berbeda. Ini cuma menurut pemikiran gue sih :3
Malang, 23 Oktober 2011
Sincerly, Me! :D
:) vs :'(
Cerita yang berhasil bikin gue terperangah.
Enjoy!
http://zarazettirazr.blogspot.com/
G4lau?
Malam. Ah, mungkin pagi lebih tepatnya. Jelas saja, ini kan sudah pukul 04:00 AM. Mungkin ada yang bertanya tanya, "kok lo ngeposting/nulis pagi pagi buta begini sih? Gak ngantuk apa?". Justru buat nyari ngantuk itu gue nulis. Tapi kayaknya sih useless. Buktinya mata gue masih bulet gini pas ngetik di laptop --> O.O
Cukup dengan kenapa gue nulis pagi buta.
ULANG!!
Merambat. Kenapa gue galau? Entahlah. Mungkin ini emang nandain kalo gue itu emang masih umur di bawah 17 tahun, masih imut-imut, masih lugu, masih polos, dll, dsb, swt. hahaha. Gue tau kalian yang baca lagi sibuk nyari palu buat ngehancurin blog gue (emang bisa?). Lanjut. Gak penting lah tentang kenapa sih gue ini bisa galau. Ada yang lebih penting yang mau gue kasih tau. Galau itu gak enak! Apa enaknya perasaan/emosi yang segitu banyaknya dicampur adukin jadi satu. Ya gampangnya tinggal lo bayangin aja, nanas, pisang, tomat, mangga, jeruk, durian diblender jadi satu. Betapa annoying rasa dan baunya. Bodohnya, gue bayangin.
- gue lagi dalam keadaan sedih tapi gak mau orang sekitar gue ikut sedih. Pendam.
- Next, ada kejadian yang bikin gue marah tapi gue gak ngeluapin amarah gue. Pendam.
- Lalu, gue cemburu tapi gak bisa ngeluapin/ngutarainnya. Pendam.
tag : minus work-an
flashback
belum saya memulai blog ini, sudah mau banjir aja ini mata. ckck
okay, lets begin...
seperti biasa malam ini atau mungkin lebih tepatnya pagi ini saya tidak bisa mengistirahatkan mata saya lagi. isi waktu aja lah buat texting sama twittering. mendadak inget sama keluarga di rumah sana. okay, random memang, gak ada hubungannya sama sekali, tapi ini emang beneran kejadian gituuu.
hmmhh
inget banget pas masih TK nol kecil, ketika pagi hari saya dengan tingkah nakal saya berlarian di dalam rumah, waktu itu mau pergi sekolah dan saya belom ganti baju sama sekali. masih sibuk mainan. ckck. akhirnya dengan penuh jerih payah mama berhasil membawa saya ke sekolah, dengan papa tentunya. waktu itu sudah telat banget masukannya. saya di depan sekolah itu menangis karena gak mau ditinggal sama mama dan minta mama ikut masuk ke kelas. dengan terpaksa, mama ikutan masuk ke kelas. alih alih mau kabur, mama pura pura ijin ke WC. tapi ternyataaa dia kabur hahahha gara gara ulah siapa coba mama sampe kabur gitu
pas SD gak ada something yang special sih. cumaa perasaan aja nih, berasa deket deketnya sama orang tua ya pas SD ini. jadi kangen. pas papa mau pergi kerja, pasti saya, tanpa peduli beliau akan telat, merengek rengek minta diajak jalan sebentar dengan motor butut itu dan papa selalu mengiyakan. baik sekali kalau diingat ingat sekarang.
kalau pulang sekolah, biarpun mama gak selalu ada di rumah pas saya pulang sekolah, tapi masakannya yang paling enak sedunia itu selalu ada di dapur menggantikan mama.
SMP - SMA gak ada yang penting. flaaatt aja. namanya juga anak remaja. mulai jarang dirumah.
pas kelas 3 SMA nih yang paling berasa banget. soalnya mikir gini, bentar lagi, hitungan bulan, minggu, hari, jam, bakal ninggalin pergi ini keluarga yang udah nemenin 17 taun. langsung tuh ada flashback flashback yang kayak di film film, ngebayangin pas masih kecil diajarin jalan, ngomong, baca, nulis, ngitung. semuanya itu dilakuin dengan sabar oleh mereka. kalo ada yang salah, dikasihtau dinasihatin, gak pake marah namun bisa nancep itu kata kata 'gak boleh gini' 'jangan gitu'nya.
sekarang udah kuliah gini. saya bisa apaa. menurut saya, saya jauh dari benar benar membalas semua yang diberikan oleh mereka. saya belum sanggup bikin mereka tersenyum bangga sambil berkata 'itu loh anak saya'. pengeeeenn sekali bisa ngeliat mereka bangga seperti itu. tapi kapan saya bisa. saya belum sanggup. saya belum dikasih jalan. saya hanya bisa berusaha. jadi, saya cuma bisa minta maaf kalo belum bisa menuhin apa yang semestinya di haruskan untuk saya lakukan, membahagiakan orang tua saya, bukan diri saya sendiri.
maaf pa, ma, kalo kadang egoku yang terlalu keras. I'll do my best to make both of you proud of me. janji. semoga aja dikabulin sama allah permohonanku yang satu ini.
fully missing both of you :( i felt empty here. miss and love you mom dad
tag : scream
kelaknatan liburan dan poker
- pertama, membuka twitter : gak buat ngapa ngapain sih. cuma nulis hal yang tidak seperti kelihatannya aja. fyi : bisa jadi yang di twitter itu cuma bokis semata untuk meramaikan suasana
- kedua, facebook : cuma buat buka poker. terus kalo udah kalah ya close lagi
- ketiga, YM (yahoo messenger) : ya buat chatting lah. apaan lagi coba
- keempat, blog : sudah 3 dekade ini kau kutinggalkan sayang (lebay) enggak, maksudnya 3 minggu. maaf beybeh
tag : holiday , minus work-an
pikiran
kalau bisa memutar balik waktu, apa yang akan anda lakukan?
kalau bisa berubah, anda ingin berubah menjadi apa?
kalau bisa mengambil awan, apa yang akan anda perbuat dengan awan tersebut?
kalau bisa pergi ke masa depan, apa yang akan anda lakukan?
kalau bisa menghilang, kenapa anda ingin menghilang?
kalau bisa tertawa, untuk apa anda tertawa?
kalau bisa terbang, akan terbang kemanakah anda?
kalau mempunyai uang yang banyak, akan anda apakan uang tersebut?
kalau jadi orang paling terkenal di dunia, untuk apa terkenal sebenarnya?
kalau bisa mengambil sesuatu di masa lalu, apa yang akan anda ambil?
kalau bebas melakukan apapun, hal apa yang akan anda lakukan pertama kali?
kalau hanya boleh menginginkan satu hal, apa itu?
kalau bisa menghilangkan manusia, siapa yang akan anda hilangkan?
kalau hanya ada 1 cinta yang bisa diselamatkan, cinta kepada siapa yang akan selamat?
kalau dimana mana banyak sekali hewan yang anda benci sedang berkumpul, apa yang anda lakukan?
kalau seseorang ingin membunuhmu, hal apa yang spontan anda lakukan?
kalau bisa berharap, apa satu satunya harapan anda?
tag : minus work-an
bandung, jumat 16 januari 2010
sekarang waktuku sangat luang. sangat sangat luang. sampai semua yang kulakukan belum cukup untuk membunuh waktu.
siang tadi ada dua kejadian yang mengagetkanku di saat yang sangat tidak tepat. di saat berleha-leha dengan santainya.
- pertama : kakek sakit. okay, tentang ini sudah kujelaskan luas luas di postingan sebelum ini. jadi udah gak perlu penjabaran lagi
- kedua : pas lagi asik asiknya muka buku-an (facebook-an .red), kakak iparku ngabarin that my another 'mbah' in balikpapan was passed away 2 days ago. jeder. siapa yang gak kaget.
sekali lagi. hal ini tentang kakek. entah mengapa aku merasa sangat depresi sekarang. kakek. cuma beliau satu satunya sosok kakekku yang masih ada sekarang ini. hanya beliau seorang yang kupanggil dengan sebutan kakek sedari kecil hingga sekarang. hanya beliau.
memang kami tidak terlalu dekat. memang kami jarang bertemu. tapi hal itu tetap tidak melunturkan sayangku padanya. ya aku menyayanginya, sangat. apa ada yang salah dengan hal itu. tidak kan
aku baru akan menuju surabaya pada hari selasa. itu waktu yang cukup lama kupikir. lama sekali. aku cuma bisa meminta kepada allah. tolong ya allah, jangan ambil kakekku sampai aku ada di sampingnya, sampai aku bisa menyentuh tangan dan wajahnya, sampai aku bisa mengucapkan selamat tinggal kepadanya. hanya itu pintaku ya allah. toloooooonng
buat kakek, maaf kalau aku nakal. maaf kalau aku jahat. maaf kalau aku tidak bisa cepat berada di sampingmu ketika kau sakit seperti saat ini. maaf jika egoku masih terlalu kuat. maaf kek. maaaaff.
aku tidak ingin menangis sekarang. aku akan mencoba untuk tetap tegar. tetap tersenyum buat kakek walaupun memang itu sangat berat. siapa yang bisa. tapi ini demi kakek. agar beliau bisa merasa sedikit tenang dan pergi dengan senyuman.
kejadian seperti ini mengingatkanku kepada mbah ni. tubuh renta yang membesarkanku menjagaku ketika aku masih kecil, masih nakal. beliau pergi begitu saja. tanpa aku sempat mengucapkan selamat tinggal padanya. tanpa ku tahu dimana tempat peristirahatan terakhirnya hingga saat ini.
aku tidak mau itu terulang lagi. tidak mau. ya allah, berikan aku kesempatan sekali saja ya allah. engkau yang maha pemurah ya allah. engkau yang maha kuasa. saat ini aku hanya bisa meminta pertolonganmu. demi kakekku ya allah. demi kakekku. the only one grandfather i ever had :(
apa lagi yang bisa kukatakan sekarang. yang tertuang sekarang hanya jeritan hati. sia sia. hanya mengaduk aduk emosi saja. aku sudah tidak tahu. apa kalian akan merasakan hal yang sama?
tag : scream
