Sekian kali

Sekian senja dia menanti. Entah sudah senja ke berapa kalinya begini. Selalu di jendela ini. Di tempat yang sama dan waktu yang sama. Orang yang sama, dengan raut wajah yang sama. Potongan-potongan memori sendu menghampiri. Menjadikannya sebagai yang paling mendung di jendela itu. Padahal di luar cerah dengan awan yang bertumpuk indah. Tapi tidak seindah apa yang membuat pikiran dia berkabut dan sendu pasti.

"Ah, jangan bersedih" pasti begitu pikirnya. Anggapnya mudah, tapi tidak begitu.

Ini sudah Ramadhan ke sekian seperti ini. Sendiri saja. Melamun memakan waktu. Padahal sedang puasa, kan. Biasanya sore begini bermain petasan sambil tertawa, bergurau menertawakan diri sendiri dan teman, pergi membeli takjil untuk berbuka puasa. Mengingatnya saja menjadi tersenyum sendiri. Namun sekarang tidak. Tidak semudah itu mengembalikan senyumannya. Meskipun dia sendiri yang ingin. Tidak. Bisa.

18:00

Sudah menjelang buka. Kalau tidak segera bisa-bisa buka puasa dengan air putih lagi nanti. Dia harus bergegas. Ayo! Di depan komplek saja agar dekat. Terbuyar dari lamunan mimpi sorenya, segera dia menyiapkan dirinya dan berangkat. Untung saja terkejar waktunya.

Sayup dari kejauhan, adzan memanggil. Sudah saatnya aku pergi. Maaf aku hanya bisa menemanimu seperti ini tidak seperti dulu. Aku merindukanmu juga. Kita bertemu lagi segera ya.

Dunia dan Manusia

Dunia yang selalu dengan berbagai gerak geriknya. Membawa luka maupun cinta. Bisa menjadikan dirinya jenaka bisa juga menjadikan dirinya petaka. Dengan segala rupa dan kesempurnaannya, mengapa manusia diciptakan? Manusia dihadirkan. Manusia dihidupkan. Mengapa?

Manusia, saya, anda, kita semua hadir. Tidak dengan begitu saja dan tiba-tiba, kan? Seakan-akan dunia diberikan surprise party berupa manusia oleh Tuhan. Kalau hadirnya begitu, bisa saja begitu membuka kadonya dan tahu kalau isinya manusia seperti kita ini, langsung dibuang keblackhole. Pitty us, right?

Tetapi untungnya tidak begitu. Boleh bernafas lega ya. Manusia hadir tidak dengan terburu-buru. Banyak proses yang dilalui hingga menjadi manusia saat ini. Kalau zaman lampau saya tidak tahu sih, karena hidupnya zaman sekarang. Banyak yang manusia lalui. Mulai yang dari kita tahu sampai yang tidak tahu.

Yang kita tidak tahu? Banyak. Banyak hal-hal yang tidak tertuliskan di buku sejarah kita, loh. Misal, tentang kehadiran manusia sebelum kita, teknologi yang ada sebelum kita atau selain yang diumumkan dengan berbagai penghargaan Nobel-nya, gaya berpakaian, bahkan pola pikir. Pasti ada selisih yang cukup jauh tentang manusia dulu dan sekarang. Seberapa jauhnya, mungkin nanti akan terungkap. Namun ini yang bisa dianggap sebagai proses. Proses untuk menjadikan apa yang kita tidak tahu nanti.

Proses ini yang saat ini menghadirkan kita manusia zaman sekarang. Baik atau tidaknya itu relatif, semua boleh berpendapat. Tapi apakah sudah benar? Apakah rasanya sudah baik proses hingga saat ini? Tidak.

I'll break some tea that I know.
Manusia itu arogan dan egois. Sayangnya, iya. Terlebih terhadap lingkungan. Sesederhana, kecintaan kita terhadap bumi, dunia beserta isinya itu kurang.
Berapa banyak manusia hidup yang menggunakan bahan bakar minyak?
Berapa banyak limbah perusahaan yang mengotori laut dan udara?
Berapa banyak sampah yang dihasilkan dalam satu kepala rumahtangga?
Berapa banyak sampah yang dihasilkan oleh satu orang?
Tidak sadarkah kalau sedikit saja yang satu orang perbuat bisa menjadikannya banyak kalau dilakukan bersama. Satu hembusan asap menjadikannya banyak jika dijadikannya sejuta. Satu orang membuang sampah ke lembah tidak akan berpengaruh apa-apa. Namun kalau sejuta? Bisa saja seluruh lembah di bumi tertambal semua. Lalu, apa yang mau diturunkan kepada generasi selanjutnya? Pulau sampah? Air dari minyak? Atau pohon plastik?

Manusia itu baik. Kalau semua mau bekerja sama, satu kebaikan akan menjadi sejuta kebaikan kalau dikerjakan bersama. Kesadaran manusia dalam berlingkungan akan menjadikan dunia menjadi lebih baik.

Mengapa tidak. Saat ini sudah canggih kok. Sampah yang dapat didaur ulang, bank sampah plastik untuk rumah tangga, kampanye zero waste, pola hidup minimalis dengan decluttering. Pentingnya berkesadaran dalam menghasilkan limbah dari diri sendiri demi hidup yang lebih baik.

Dunia telah memberikan kesempurnaannya kepada kita. Mengapa kita tidak?

Sincerely, me.
Gadis

Menulis?

Menulis? Ketika diberi pertanyaan atau topik ini terkadang bingung ya. Karena, kita sudah dibesarkan untuk mengetahui apa itu huruf dan angka, bagaimana untuk merangkainya, baik dalam bentuk lisan maupun tulis. Sederhana. Namun dampaknya besar.

Dari menulis banyak hal dapat terjadi. Percaya atau tidak, tulisan memiliki kekuatan tersendiri, karena dengan tulisan saja mampu mempengaruhi orang lain. Mulai dari kisah inspiratif orang yang sukses hingga resep memasak. Iya, semua itu dari tulisan saja.

Dari era digital sekarang pun, banyak yang tidak sadar jika 'produk digital' yang sering kita gunakan adalah berawal dari tulisan. Saya beri contoh, media sosial. Kebanyakan dari kita pasti menggunakan media sosial. Mulai dari usia belia maupun senja. Bukannya wajar kalau banyak huruf dan kata dari media sosial? Tidak, bukan itu yang saya maksud. Coba kita gali lebih dalam lagi. Media sosial di platform Android atau iOS, yang banyak dari kita gunakan, berawal dari coding. Coding ini merupakan bahasa pemrograman yang ber-isikan tulisan-tulisan dari sang programer. Dari coding inilah bisa terbentuk aplikasi-aplikasi yang sering kita gunakan. Menarik bukan? Tetapi jangan dibahas lebih dalam, karena bukan ranah saya. Hihi.

Dari huruf, kata, tulisan, kita bisa menemukan hal hal besar. Menulis sudah menjadi budaya umum bagi manusia. Dengan menulis kita bisa menjadi diri sendiri atau orang lain. Namun, jadilah penulis yang bijak. Karena, manusia pasti ingin menjadi versi terbaik dari dirinya, kan?

Menulislah dengan sadar. Menulislah dengan senang. Menulislah dengan bijak. Karena dari apa yang kita beri dengan sebaik mungkin, maka akan kembali dengan baik juga untuk kita sendiri.

Sincerely, Me.
Gadis.

period

That awkward moment when you realize that you still had the feeling for someone from your past life. You deny that for such a looong time. What would you do?


I'm, kinda upset for myself right now.

For all my prayer, for this feeling, for this heart, I-won't-give-up-period





Me!


when I saw your face and smile, even it just in a photo
My heart begin beating so fast and I’m start smiling all day
I don’t know what happen to me
Is this called love?

When you asked me to be your girl?
Ah, that’s the sweetest word I ever heard
And I said yes, spontaneously
Is this called love?

Why I’m smiling when see your photo?
Why I’m laughing when remembering our act?
Why I’m become soooo happy? Am I crazy?
No, it just, just love, i think

when you getting mad at me
I don’t know what really happened to you
You don’t want to hear my words and looking at my eyes
What happened?

when we just break up
That the worst day i ever had
And I don’t know why I became so afraid to forget all about you
What happened?

I just love you
though i can't touch you
though i can't hug you
though i can't, i can't live without you
I just want you to know that I love you with all of my heart, all of my live
I’m afraid to losing you.

You. Just that.




yang gitu itu bukan time traveler

Lagi pengen kepo ya sama tulisan yang ini? Mending nyalain dulu backsound Christina Aguilera yang Hurt. :)))


Stuck di kehidupan lalu itu awkward. Kau hidup di masa sekarang tapi pikiran dan hati masih jaman dulu. Secara fisik sudah berubah tapi hatinya masih beberapa tahun yang lalu. Hei, move on guys. (Padahal move on itu tidak segampang itu. makanya banyak orang yang stuck di masa lalu. Am I right?)

Buat orang macem gini sih ya udah gak bisa diapa-apain kalo emang dia gak mau atau gak kepikiran buat ngapa-ngapain.

Move on. Orang kayak gini ini yang move on cuma fisiknya aja. Dalem dalemnya ketinggalan entah kemana. Buat orang kayak gini, ketambahan satu sifat itu lumrah. Kepo. Ya, kepo. HAHA. Tapi gue saranin sih mending gak usah sama sekali buat jadi kepo kalo emang gak mau kenalan apa lagi kontak fisik sama yang namanya sakit hati atau sedih. Gak enak bray rasanya.

Kalo orang kayak gini ini tetep maksa buat kepo, jadinya bakal tenggelam JAUH lebih dalem lagi di masa lalu lo. Plis percaya sama gue lo mending gak tau apa apa tentang masa lalu lo daripada lo nyaritau buat tau banyak. Soalnya, gimana ya, eng, .... lo gak mau kan ngebohongin apa yang lo rasain cuma gara-gara lo terjebak di masa lalu? Jangan.

Kalo ngerasain yang kayak gue rasain, lo bakalan mirip banget kayak cewek puber yang lagi ngalamin PMS. Bisa tiba-tiba ketawa, sedih, nangis, tapi lebih banyakan galaunya daripada senengnya. GAK ENAK! (tapi emang gue pas lagi PMS sih. gimana ya :p)

Saran aja sih, kalo emang udah terlanjur terjebak di masa lalu dan bingung harus gimana :

  1. Pastiin hati lo maunya gimana. Note, mikirnya jangan pas lagi galau atau gimana. Mending pas lagi nyantai aja. DAN jangan jadi galau.
  2. Harus pinter-pinter naroh lagu di playlist lo. Salah satuuuu aja lagu galau pasti pikiran langsung awut awutan.
  3. CARI TEMEN CURHAT. Ini penting. Kalo sampe enggak, bisa aja mendadak lo pengen bunuh diri saking stressnya. Jangan sampe yaah. Amit amit.
  4. Alihin perhatian. Ngapain kek terserah lo yang penting jauh jauh dari masa lalu. Biar gampangan gitu move on-nya. Tapi yang positif!
  5. ..... kalo gak mempan juga (kayak gue), MAKAN HAHAHAHA. Tapi perhatiin juga jangan sampe timbangan geser banyak ke sebelah kanan.
  6. TIDUR.

(sing: I would hold you in my arms
I would take the pain away
Thank you for all you've done
Forgive all your mistakes
There's nothing I wouldn't do
To hear your voice again
Sometimes I want to call you but I know you won't be there)

Yaudah deh udahan aja. Yang ada malah yang ngetik jadi galau gak jelas. HAHA



Sircerly, Me! :'''')

give away? why not :D

Barusan lihat postingan salah satu temen di facebook soal giveaway. Fyi, giveaway itu semacam event kecil kecilan bagi tuan rumah buat bagi bagi hadiah, GRATIS! (sumber: KBBG - Kamus Besar Bahasa Gape). Well, siapa yang gak mau kan barang gratisan hihi

Syaratnya gampang banget! Cuma tinggal post foto yang ada di sini ke facebook page atau blog kamu, dan voila! Beres :D

Here the picture! Wish me luck ya, reader ;) smooch :**





Sincerly, Me!

Senyum? Kau tau?

Ketika sebuah senyuman dihargai seperti harta yang tak ternilai harganya.

Hanya beberapa orang saja yang mengerti apa arti dari sebuah senyuman. Hanya beberapa orang saja. Bahkan gue sendiri belum paham bagaimana arti senyuman dan senyum yang sesungguhnya.




Sincerly, Me.

Kau Tau? Sebaiknya Jangan Berlagak Tau.

Ada sedikit keluh semu yang menyeruak dari lubang di hatiku. Jangan berpikir macam - macam, ini hanya lubang lama yang sedikit terbuka tambalannya. Nyanyiannya sungguh semu lirih dan menyakitkan bagi yang menyadarinya.

Ya, aku hanya ingin mengucapkan beberapa kata saja. Tidak banyak.

Untuk bahasan tentang cinta. Seberapa dalam kau tahu tentang cinta? Seberapa kenal kau dengan cinta? Seberapa sering kau diperdaya oleh cinta?

Kalau membaca tentang cinta, atau memikirkan saja, sudah membuatku sesak nafas. Hei, bukan kenapa. Akan kujelaskan.

Kau pasti punya seseorang yang menembakkan panah hati tanpa ampun kedadamu, kan? Ya, aku juga punya satu. Kenapa satu? Karena hatiku cuma satu. Lain lagi ceritanya kalo hati manusia bisa membelah diri menjadi banyak seperti amuba. Hmm, para playboy pasti butuh sekali skill yang satu itu. Sayangnya itu sangat tidak mungkin. Sangat :|

Sebenarnya inti tulisan ini tidak ada. Hanya ingin mengetikkan beberapa patah kata saja. Sebentar...

Kau tau? Tentang cinta.
Aku punya kaki, dan itu sudah kau remukkan. Tau? Karena mati - matian aku mengejarmu kemana pun.
Aku punya tangan, dan itu sudah kau remukkan. Tau? Karena aku memelukmu dengan seluruh kekuatanku.
Aku punya otak, dan itu pun sudah kau remukkan. Tau? Karena tak lepas detikku memutarkan segala tentangmu di hidupku.
Aku punya hati, dan itu tidak berhasil kau remukkan. Tau? karena itu yang kupunya untuk mencintaimu dengan seluruh pembuktianku.



Sincerly, Me! :)

Airport rant

frontal aja. gue sekarang lagi kecewa se-kecewa kecewanya (asik dah kalimat gueeee)

mikir deh mikir, kenapa mendadak gue dateng dengan postingan gini. pasti gara-gara ini masalah yang lumayan serius buat gue dan perasaan gue. rasain, rasaiiiiiinn.
apaan deh ya kalimat gue di atas itu tadi -_-a lupakan.
sekarang gini. gue kasih satu kaskus, eh, kasut, eh, KASUS! ke lo.

lo punya peliharaan, (yaa walaupun kasus gue sendiri gak bisa disamain sama hewan sih -_-a) lo udah pelihara di dari kecil, gak deh gak usah dari kecil, lo pelihara dia gara-gara dia terlantar. siapa yang tega ngelihat hewan (kucing, anjing, kelinci) terlantar dengan muka unyu meminta belas kasihan? walhasil, lo pungut kan. nah, udah. lo bawa pulang, mandiin, kasih makan, obatin, semuanya deh yang berbau merawat hewan itu. udah. hewan ini lo pelihara sampe setahun lamanya terus dia mendadak aja kabur dan milih majikan lain. sakit sakit sakit *garuk-garuk tembok*

nah kurang lebih kayak gitu yang gue rasain. jauh sih sebenernya dari cerita itu. cuma gue pengen ngasih efek sakitnya aja *devil laugh*

udah yaa berhentian ngomongin sakitnya gue dan kecewanya gue. mending kita sekarang ngomongin yang lain deh.

anyway gue sekarang lagi di bandara. ngentang nungguin pesawat buat balik ke bontang. ketahuan deh gue lagi boring makanya sampe ngeblog gini. dan tau gak sih, ada artis di muka punggung gue lagi pacaran. lumayan terkenal sih. tapi gue gak minat tuh. ya kali gue abg labil yang kalo liat artis dari foto aja udah jejeritan minta digantung diri. gimana kalo gue abg labil itu dan ngeliat artisnya secara langsung di depan muka gue? Bisa bisa gue makanin ini meja kursi. Tapi sayangnya gue gak gitu, men. Hahhaha. Ngarep ya lo? Sial.

Hmm, tapi kan seru kali ya kalo gue sampe beneran makan nih meja kursi. Jadi kalo ada yang nanya sambil nyolot "LO PERNAH MAKAN BANGKU SEKOLAHAN GAK SIH?!", ya gue jawab aja "SORRY YA! GUE PERNAH MAKAN BANGKU SAMA MEJA STARBUCK SEPINGGAN!!". Huah, update banget ya gue *seruput kopi*. Keren banget gak sih guee? *sibak poni*

Mau gue ceritain apaan lagi? Yaudadeh, gara-gara gak tau mau cerita apaan, gue pamer aja kalo gue lagi minum mochiatto. Gak penting ya? Antiklimaks.
Udahan deh ya blogingnye. Udah gak tau ini mau ngetikin apa lagi buat nambahin line di blog. Buntu gara-gara ada yang mesra-mesraan di muka punggun gue. Ngomong nih sama punggung! Nasib ditinggal ya gini ini -_-a hahahha


Sekian ringkasan perasaan gue. Melaporkan dari Starbucks Sepinggan Int'l airport
sincerly, ME~!!!

Sirik tanda belum mampu.

Produktif amet ya nulis dua postingan dalam waktu setengah jam dalam sehari. Maklum pengaruh pikiran. Bukan galau loh ya. Puhlease.

Melihat sesuatu yang terang dari jauh itu sudah sedikit menyilaukan. Apalagi dari dekat, kan? Nah, itu yang gue rasain sekarang. Gak akan gue tutup tutupi soalnya ini kan bukan aurat. Tapi tentu siriknya gak berdampak jadi hal negatif yaa :p

Sudah hampir setahun gue terjebak dengan orang-orang ini. Kalo mereka baca pasti udah kege-eran dan bilang --> 'itu pasti kita yang dia maksud'. Nah, gotcha! Iya itu emang kalian. HEI! Kenapa gak disebutin aja sih siapanya. Ya, ngapain. Nanti kalian tambah terkenal dan gue jadi tambah sirik *devil laugh*

Sebenernya gue sirik karena gue gak mampu seperti mereka. Menjadii orang-orang yang bisa mereka hipnotis buat teriak 'GYAAAA!!!' versi super lebay-nya. Aih. Dunia apa ini. Itu pasti pikiran yang terlintas di otak unyu gue ketika orang-orang yang malang itu berteriak-teriak sampai sekarat, mungkin. Tapi dibalik ke 'apa-sih!'an gue, terpendam maksud untuk menyiriki mereka. Dan pasti ada waktu gue terdiam sesaat untuk mikir, kapan gue bisa kayak mereka? Muluk ya. *ngakak*

Pasti mikir deh, ngapain sih nulis ginian gak penting? Ya daripada gue ngomong langsung, enakan nulis jadi bisa nyerocos. Lagi juga gue tau mereka pasti bakal narik gue cepat atau lambat buat ada di posisi mereka. Bukan gue kege-eran sih. Sorry yeh :p

Bukannya gak mau, cuma merasa belum pantas aja. Dan gak tau kapan belum pantas itu bakal berubah jadi pantas.

Kenapa gue sering gak yakin dengan kemampuan gue sendiri? Itu semua berkat cermin ajaib. Tadaaaaa~!! *plak* bukan becandaan sih. Mungkin terlalu seringnya gue ngaca -bukan dalam konotasi sebenarnya- tentang apa yang gue bisa dan mampu.

Tapi tenang, gue masih pengen kok buat terjun bebas ke posisi itu. Hanya nunggu nyali dan skill gue gak tokak (red. looser) lagi aja.

Buat sekarang, gue sudah merasa cukup kok dengan posisi ini, posisi yang bisa menikmati -dengan penuh kesirikan- silaunya sinar kalian yang sebentar lagi bakal jadi tambah terang. Amin :)

Jangan khawatir -meskipun gak ada satupun yang khawatir xD- gue masih berusaha secara tersirat kok :)
----------

Malang, 21 November 2011


Sincerly, Me! :3

I won't do that anymore

I won't do that anymore!

Itu kalimat yang selalu bergema di hati gue. Yang dimaksud dengan 'that' di atas itu apa? Entahlah. Anggaplah gue itu salah satu orang yang gak memandang ke belakang. Jadi hal itu gak akan gue singgung di sini. Sama-sekali.

I won't do that anymore!

Perlahan hati ini terbalut janji dengan kalimat itu. Helai demi sehelai. Kalau orang bilang, seorang pembunuh itu gak bakal pernah berubah jadi seorang pengasuh, gue akui itu benar. Tapi ada beberapa bagian di dalam kalimat itu yang harus gue benahi di sini. Yang -menurut gue- itu benar adalah seorang pembunu itu bisa berubah jadi seorang pengasuh tidak dalam waktu yang cepat dan juga jika ada keinginan mutlak dari dalam hatinya.

Paham kan dengan kata 'tidak dalam waktu yang cepat'? Ya, intinya, semua itu butuh proses. Seperti ingin merasakan manisnya gula dalam secangkir kopi pahit. Gula tersebut butuh proses kan untuk bercampur dengan kopi? Nah, begitu analoginya dan seperti itu juga yang gue sedang usahakan sekarang.

Untuk yang tidak mengerti pasti dan wajar kalo berfikiran, 'katanya mau berubah. mana?'
Ya, lagi lagi gue tekanin di sini. Gue sedang dalam usaha yang sangat keras untuk bisa bilang 'akhirnya gue gak melakukannya lagi'. Kalo ada yang ngerti sih ya sukur.

Dan lagi kalo ada yang bilang kenapa gue bisa segini kuat ngejalanin sendirian. Hmm, well, gue gak sendirian :) tersirat saja pasti sudah ngerti, kan? :D

Dan satu kata yang bisa gue ucapin buat yang gak ngebiarin gue sendirian, Terimakasih :*
------------

Malang, 21 November 2011


Sincerly, Me! :3

:) vs :'(

Ketika sebuah senyuman dihargai seperti harta yang tak ternilai.

Hanya beberapa orang saja yang mengerti apa arti dari sebuah senyuman. Hanya beberapa orang saja. Gue sendiri yang udah hidup lebih dari 15 tahun di dunia ini belum mengerti apa arti dari senyuman. Yang gue tau hanya, ketika tersenyum itu semuanya terasa ringan sekali. Seperti tidak ada beban. Padahal, masalah yang menumpuk itu banyak. Sekali.

Kau ingat senyuman bayi?
Pernah melihat bayi tersenyum dengan lebarnya?
Menyenangkan bukan melihatnya?

Senyuman mungkin salah satu dari obat terbaik yang diciptakan tuhan. Dari senyuman kita bisa untuk tidak, atau mungkin lebih tepatnya mengabaikan rasa sakit yang kita rasakan. Itulah senyuman. Healing. Walau cuma sesaat sih. Tapi cukup membantu kan untuk orang yang ingin rehat (sangat) sebentar dari masalahnya.

ketika sebuah tangisan muncul, sebuah kejujuran akan tampak.
Tangisan itu sesuatu yang sangat dihindari. Mengapa? Karena kau akan merasa buruk sekali ketika melakukannya. Kau bisa saja merasa ingin bunuh diri ketika menangis. Semua kejadian kejadian berputar putar di kepalamu. Dari yang paling buruk hingga yang bahagia. Apa lagi hal yang menyebabkan tangisanmu. Pasti itu yang paling berputar - putar di sekitar kepala dan hatimu. Buruk, kan?

Tapi kenapa ketika seseorang bermasalah, beberapa dari mereka menangis?
Karena sudah tidak tahan lagi? Atau karena apa?

Sampai sekarang juga gue belum menemukan jawaban pastinya. Selama ini gue cuma berspekulasi kalau orang menangis itu karena sudah terpojok dan tidak punya pelampiasan lain. Ya, dari pada bunuh diri lebih baik menangis kan? Itu pilihan paling terakhir ketika kau tidak tau ingin melampiaskan dengan cara apa lagi.

Ada satu kekuatan yang disembunyikan tangisan dibalik keburukan rasa yang dia timbulkan. Kau pernah ingat rasa setelah menangis? Kalau yang gue rasakan selama ini, ringan, dan lebih bisa berpikir secara jernih. Yang jelas jauh lebih baik dari sebelum tangisan itu meledak.


Senyuman itu menyembuhkan. Tangisan juga demikian. Hanya caranya saja yang berbeda. Ini cuma menurut pemikiran gue sih :3


Malang, 23 Oktober 2011


Sincerly, Me! :D

Cerita yang berhasil bikin gue terperangah.


Ada sebuah cerita nyata yang inspiratif banget di blog milik ZZZ (Zara Zatthira) yang (mungkin. gue sok tau sih :p) memang dibuat khusus untuk cerita itu. 'Lo, Gue, End!' judulnya. Dan, Loe Gue End True Story 30 ribu hits in 3 days!! Wow!

Awalnya gue males bacanya. Wajar, karena ceritanya lumayan panjang dan ber-part sampe puluhan pula. Tapi setelah gue baca (karena penasaran), gue berhasil dibuat terperangah! dan melek juga. Intinya, setelah gue baca cerita ini, gue jadi ngerti gimana sih cara mandang dunia itu dari sudut yang lain, bukan satu sisi aja. Dunia bulet dong, mana bisa dilihat sesisi doang. Analoginya nih ya, misal lo ngaca nih, serem dong kalo cuma bisa lihat badan lo sebelah kiri doang sedangkan sisanya enggak. Nah sebangsa itu, lah. Sorry gue gak jago ber-analogi :p. Meskipun emang awalnya gue ber'apasih!' ke ceritanya, tapi makin ke ending gue malah makin exited karena ceritanya yang gak biasa itu!

Kenapa gue heboh banget sama cerita di blog ini yang kenyataannya hanya diary seorang cewek yang di-emailkan ke ZZZ? Ya iya lah! Gak mungkin ZZZ sampe ngepost cerita ini di blognya kalo memang cerita ini biasa! Zara Zatthira, woi! Tambah penasaran plus exited lah gue buat tau ending ceritanya yang emang belom di post. Kenapa? Karena ZZZ mau ketemuan sama si empunya cerita habis lebaran tahun ini di Jakarta buat ngomongin ending ceritanya.

Dan pastinya gue juga respect sama cewek yang punya hidup gak biasa ini. Soalnya dia mau nge-share ceritanya yang emang bikin orang melek dunia gak cuma sesisi.
Can't wait! Karena gue penasaran endingnya dan karena memang ceritanya bintang 8 diamond (emang ada?)! :D
Ya dari pada gue nyerocos dan lo cuma nganggep 'apaan sih nih orang!', mending lo buka aja terus baca, biar tau opini lo sama apa enggak sama gue. Sama ya sukur, beda yauda sih gak usah ribet lanjutin aja hidup lo :D

Enjoy!

http://zarazettirazr.blogspot.com/

G4lau?

Malam. Ah, mungkin pagi lebih tepatnya. Jelas saja, ini kan sudah pukul 04:00 AM. Mungkin ada yang bertanya tanya, "kok lo ngeposting/nulis pagi pagi buta begini sih? Gak ngantuk apa?". Justru buat nyari ngantuk itu gue nulis. Tapi kayaknya sih useless. Buktinya mata gue masih bulet gini pas ngetik di laptop --> O.O

Cukup dengan kenapa gue nulis pagi buta.


Oh iya, kenapa gue judulin ini tulisan "Ge empat el a u" a.k.a g4lau a.k.a galau? Ya karena lagi happening aja gitu di kalangan anak muda gahol. Ya slogannya sih semacam "gak galau gak gaul". Ya begitulah.

Sebenernya apa sih galau itu. Ya gue sendiri juga gak tau sih. Tapi kalo dari KBAG (Kamus Besar Anak/Ababil Gahol) kayaknya artinya itu: (1)"suatu kondisi hati dan pikiran yang dimana tidak dapat dideskripsikan emosinya". (2)"keadaan dimana hati sedang memikirkan perasaan atau hubungan yang sedang tidak stabil atau mungkin sedang di ujung tanduk". (3)"kurang kerjaan". Jelas deskripsi paling akhir yang gue pakai buat gambarin orang (red. gue) yang lagi galau . Anti klimaks.

Merambat. Kenapa gue galau? Ya kurang tau juga ya. Gue orang baru di sini bang. Coba tanya tetangga sebelah deh. (apa apaan -_-)
ULANG!!
Merambat. Kenapa gue galau? Entahlah. Mungkin ini emang nandain kalo gue itu emang masih umur di bawah 17 tahun, masih imut-imut, masih lugu, masih polos, dll, dsb, swt. hahaha. Gue tau kalian yang baca lagi sibuk nyari palu buat ngehancurin blog gue (emang bisa?). Lanjut. Gak penting lah tentang kenapa sih gue ini bisa galau. Ada yang lebih penting yang mau gue kasih tau. Galau itu gak enak! Apa enaknya perasaan/emosi yang segitu banyaknya dicampur adukin jadi satu. Ya gampangnya tinggal lo bayangin aja, nanas, pisang, tomat, mangga, jeruk, durian diblender jadi satu. Betapa annoying rasa dan baunya. Bodohnya, gue bayangin.

Kenapa sih harus galau? Hmm.. Mungkin, ada satu saat dimana otak kita merasa jenuh menampung semua emosi emosi yang kita pendam. Contohnya mungkin, misal:
  1. gue lagi dalam keadaan sedih tapi gak mau orang sekitar gue ikut sedih. Pendam. 
  2. Next, ada kejadian yang bikin gue marah tapi gue gak ngeluapin amarah gue. Pendam.  
  3. Lalu, gue cemburu tapi gak bisa ngeluapin/ngutarainnya. Pendam.
Ya, pendam pendam disitu terus berlangsung berulang kali. Jadilah galau. Tapi galau itu bukan karakter yang meledak-ledak seperti amarah orang. Beda. Galau lebih cenderung ke sedih, nangis, mikir tentang "kenapa sih gue .....?", "apa gue.....?", "mungkin memang....." dan sebenarnya galau itu sering berkaitan dengan asmara/cinta. Antiklimaks.

Kayaknya sih gak usah gue jelasin lagi udah pada ngerti kan galau itu makhluk apa dan gue sih yakin lo pasti pernah ngerasain galau. Meskipun cuma beberapa detik. Tapi, gue akuin, beberapa detik momen kegalauan berlangsung, itu-sangat-me-nyik-sa. Yuk.


Gue gak mau ngelanjutin tulisan tentang kegalauan ini. Ntar bisa ketahuan kalo gue galau. Kalo gue galau berarti gue termasuk anak gahul yang kurang kerjaan dong. Ah gak asik.
Lunas ya utang ngepost gue hari ini. Udah jam setengah 5 pagi juga. Pagi!



Malang, 19 Juli 2011


Sincerly, Me! :3

flashback

belum saya memulai blog ini, sudah mau banjir aja ini mata. ckck

okay, lets begin...

seperti biasa malam ini atau mungkin lebih tepatnya pagi ini saya tidak bisa mengistirahatkan mata saya lagi. isi waktu aja lah buat texting sama twittering. mendadak inget sama keluarga di rumah sana. okay, random memang, gak ada hubungannya sama sekali, tapi ini emang beneran kejadian gituuu.



hmmhh

inget banget pas masih TK nol kecil, ketika pagi hari saya dengan tingkah nakal saya berlarian di dalam rumah, waktu itu mau pergi sekolah dan saya belom ganti baju sama sekali. masih sibuk mainan. ckck. akhirnya dengan penuh jerih payah mama berhasil membawa saya ke sekolah, dengan papa tentunya. waktu itu sudah telat banget masukannya. saya di depan sekolah itu menangis karena gak mau ditinggal sama mama dan minta mama ikut masuk ke kelas. dengan terpaksa, mama ikutan masuk ke kelas. alih alih mau kabur, mama pura pura ijin ke WC. tapi ternyataaa dia kabur hahahha gara gara ulah siapa coba mama sampe kabur gitu



pas SD gak ada something yang special sih. cumaa perasaan aja nih, berasa deket deketnya sama orang tua ya pas SD ini. jadi kangen. pas papa mau pergi kerja, pasti saya, tanpa peduli beliau akan telat, merengek rengek minta diajak jalan sebentar dengan motor butut itu dan papa selalu mengiyakan. baik sekali kalau diingat ingat sekarang.

kalau pulang sekolah, biarpun mama gak selalu ada di rumah pas saya pulang sekolah, tapi masakannya yang paling enak sedunia itu selalu ada di dapur menggantikan mama.



SMP - SMA gak ada yang penting. flaaatt aja. namanya juga anak remaja. mulai jarang dirumah.

pas kelas 3 SMA nih yang paling berasa banget. soalnya mikir gini, bentar lagi, hitungan bulan, minggu, hari, jam, bakal ninggalin pergi ini keluarga yang udah nemenin 17 taun. langsung tuh ada flashback flashback yang kayak di film film, ngebayangin pas masih kecil diajarin jalan, ngomong, baca, nulis, ngitung. semuanya itu dilakuin dengan sabar oleh mereka. kalo ada yang salah, dikasihtau dinasihatin, gak pake marah namun bisa nancep itu kata kata 'gak boleh gini' 'jangan gitu'nya.



sekarang udah kuliah gini. saya bisa apaa. menurut saya, saya jauh dari benar benar membalas semua yang diberikan oleh mereka. saya belum sanggup bikin mereka tersenyum bangga sambil berkata 'itu loh anak saya'. pengeeeenn sekali bisa ngeliat mereka bangga seperti itu. tapi kapan saya bisa. saya belum sanggup. saya belum dikasih jalan. saya hanya bisa berusaha. jadi, saya cuma bisa minta maaf kalo belum bisa menuhin apa yang semestinya di haruskan untuk saya lakukan, membahagiakan orang tua saya, bukan diri saya sendiri.



maaf pa, ma, kalo kadang egoku yang terlalu keras. I'll do my best to make both of you proud of me. janji. semoga aja dikabulin sama allah permohonanku yang satu ini.



fully missing both of you :( i felt empty here. miss and love you mom dad

kelaknatan liburan dan poker

sudah berapa minggu gitu hari hari ini saya jalani (red. liburan). minggu minggu pertama liburan yaa not bad lah. secara gitu saya sedang keluar dari kota laknat ini. namun beberapa saat setelah itu, kebahagiaan saya direnggut saudara ! bayangkan saja, direnggut begitu saja !! oke ini lebay. pokoknya ending dari kebahagiaannya gak enak deh. disuruh kembali ke provinsi ini dikarenakan kakek sakit (ah ini lagi). oke oke cukup dengan keluhan yang sebentar lagi akan menjadi umpatan ini.
sekarang saya hanya menghabiskan waktu di kamar laknat (red. kosan) ini yang tentu saja berada di kota laknat ini. dan yang saya lakukan hanya tidur, makan, menatap layar untuk menghabisi jari di papan yang bisa ditekan ini, dan sedikit berlari kecil di kamar biar badan gak melebar (saya rasa ini gak berpengaruh besar).
most activity yang saya lakukan adalah:
  • pertama, membuka twitter : gak buat ngapa ngapain sih. cuma nulis hal yang tidak seperti kelihatannya aja. fyi : bisa jadi yang di twitter itu cuma bokis semata untuk meramaikan suasana
  • kedua, facebook : cuma buat buka poker. terus kalo udah kalah ya close lagi
  • ketiga, YM (yahoo messenger) : ya buat chatting lah. apaan lagi coba
  • keempat, blog : sudah 3 dekade ini kau kutinggalkan sayang (lebay) enggak, maksudnya 3 minggu. maaf beybeh
kalo dilihat lihat lagi, kegiatan kedua, sudah banyak kakak kakak dari temen kakak dan temen saya yang berkata "loh dis, main poker juga" atau "anak poker juga ternyata" atau kalimat lain yang sungguh saya lupa bagaimana bunyinya. awalnya, saya membuka permainan ini tahun lalu ketika akan melaksanakan UAN. UAN saudara saudara, UAN ! ckck memang anak jaman sekarang ini. fyi saya buka cuma sekedar buka doang loh. dikarenakan tidak mengerti bagaimana cara mengoprasikan texas hold'em ini yaa dengan ganas saya close saja. hingga akhirnya permainan ini mulai membatu di facebook saya.
selang beberapa bulan ketentraman saya tanpa poker, diingatkannya lah saya dengan poker oleh teman saya waktu itu. awalnya begini, saya bertanya "lagi ngapain sih kamu?" dan dia menjawab "lagi main poker ini. seru! mau ikutan? kuinvite deh" dan saya hanya bisa manggut manggut di depat layar ini. hmm poker, tetapi saya masih belom sadar. lalu spontan saya bilang "eh, aku gak bisa main poker tauk" dan dia bilang "udaah nanti kuajarin, gampang kok". pas udah main, mulai deh mikir, kayaknya tau deh ini mainan apaan. daaaaann, ASTAGA, ini kan yang waktu itu. hmmh. namun apa daya, sudah ketagihan yaa lanjut aja lah mainnya. cuma game ini.
well, sejauh ini masih tidak ada kejadian yang menakjubkan. sampai akhirnya minggu lalu atau beberapa hari yang lalu. saya meracuni teman saya yang notabene adalah 'anak baik baik' untuk bermain poker dan itu berhasil dan dalam waktu singkat dia sudah bisa dikatakan cukup pintar untuk bermain poker. hmmh nistanya saya. ah tapi gak papa. buktinya dia mau aja gitu diajak main. ya kan neng? hahahaha
kemaren lusa sepertinya, YM menjadi tempat kelaknatan yang lainnya. awalnya sih cuma chattingan gila aja sama temen saya yang memang sudah gila ini. tapi merambat ke poker dan datanglah satu oknum lagi yang ikutan gabung plus manas manasin. fyi, beliau ini adalah tetangga saya tersayang dan temen kecil saya dari jaman gak enak segakenak enaknya. walhasil, main poker lah bertiga. share kartu kayak :
"kartu"
"k5"
"JJ"
"AA"
gak gitu juga sih sebenernya. susah ngejabarinnya.
ada kejadian lucu pas main,  kan udah sit tuh. udah main berapa putaraaaan gitu. tiba tiba ada orang gak tau dari world wide bagian mana bilang gini, "rindu you're so beautiful". disautin lah sama temen "jawab dulu dis". bhahaha saya cuma bisa mis'ouch dan tertawa keras di depan layar ini. udah tuh dicuekin si stranger. terus dari chat temen bilang gini, "eh dis, coba minta chips sama tuh orang. kali aja dikasih" dan saya cuma mengiyakan. dengan bahasa inggris yang jauh dari kata bagus saya minta lah chips ke stranger itu. dan apa yang terjadi, dengan mulus tanpa ada halangan dikasihlah chips oleh stranger itu. saya cuma bisa ketawa cekikikan di kenyataan dan di chat bareng temen saya ini. satu komen aja dari temen a.k.a tetangga saya, "enak ya jadi cewek, ngomong dikit udah dapet chips" bahahha
sebenarnya masih banyak lagi yang aneh aneh pas main poker. tapi pusing juga nyeritainnya. bisa jadi novel ini blog nanti. bahaya. hahaha

sekian...

pikiran

kalau bisa memutar balik waktu, apa yang akan anda lakukan?

kalau bisa berubah, anda ingin berubah menjadi apa?

kalau bisa mengambil awan, apa yang akan anda perbuat dengan awan tersebut?

kalau bisa pergi ke masa depan, apa yang akan anda lakukan?

kalau bisa menghilang, kenapa anda ingin menghilang?

kalau bisa tertawa, untuk apa anda tertawa?

kalau bisa terbang, akan terbang kemanakah anda?

kalau mempunyai uang yang banyak, akan anda apakan uang tersebut?

kalau jadi orang paling terkenal di dunia, untuk apa terkenal sebenarnya?

kalau bisa mengambil sesuatu di masa lalu, apa yang akan anda ambil?

kalau bebas melakukan apapun, hal apa yang akan anda lakukan pertama kali?

kalau hanya boleh menginginkan satu hal, apa itu?

kalau bisa menghilangkan manusia, siapa yang akan anda hilangkan?

kalau hanya ada 1 cinta yang bisa diselamatkan, cinta kepada siapa yang akan selamat?

kalau dimana mana banyak sekali hewan yang anda benci sedang berkumpul, apa yang anda lakukan?

kalau seseorang ingin membunuhmu, hal apa yang spontan anda lakukan?

kalau bisa berharap, apa satu satunya harapan anda?

bandung, jumat 16 januari 2010

sekarang waktuku sangat luang. sangat sangat luang. sampai semua yang kulakukan belum cukup untuk membunuh waktu.

siang tadi ada dua kejadian yang mengagetkanku di saat yang sangat tidak tepat. di saat berleha-leha dengan santainya.

  • pertama : kakek sakit. okay, tentang ini sudah kujelaskan luas luas di postingan sebelum ini. jadi udah gak perlu penjabaran lagi
  • kedua : pas lagi asik asiknya muka buku-an (facebook-an .red), kakak iparku ngabarin that my another 'mbah' in balikpapan was passed away 2 days ago. jeder. siapa yang gak kaget.
sampai sekarang pun aku masih mengira ngira, siapa mbahku yang meninggal di balikpapan. ckck aku cuma bisa berdoa saja buat beliau. tidak bisa menghapiri makamnya dikarenakan jarak yang jauh uhhmm

sekali lagi. hal ini tentang kakek. entah mengapa aku merasa sangat depresi sekarang. kakek. cuma beliau satu satunya sosok kakekku yang masih ada sekarang ini. hanya beliau seorang yang kupanggil dengan sebutan kakek sedari kecil hingga sekarang. hanya beliau.

memang kami tidak terlalu dekat. memang kami jarang bertemu. tapi hal itu tetap tidak melunturkan sayangku padanya. ya aku menyayanginya, sangat. apa ada yang salah dengan hal itu. tidak kan

aku baru akan menuju surabaya pada hari selasa. itu waktu yang cukup lama kupikir. lama sekali. aku cuma bisa meminta kepada allah. tolong ya allah, jangan ambil kakekku sampai aku ada di sampingnya, sampai aku bisa menyentuh tangan dan wajahnya, sampai aku bisa mengucapkan selamat tinggal kepadanya. hanya itu pintaku ya allah. toloooooonng

buat kakek, maaf kalau aku nakal. maaf kalau aku jahat. maaf kalau aku tidak bisa cepat berada di sampingmu ketika kau sakit seperti saat ini. maaf jika egoku masih terlalu kuat. maaf kek. maaaaff.

aku tidak ingin menangis sekarang. aku akan mencoba untuk tetap tegar. tetap tersenyum buat kakek walaupun memang itu sangat berat. siapa yang bisa. tapi ini demi kakek. agar beliau bisa merasa sedikit tenang dan pergi dengan senyuman.

kejadian seperti ini mengingatkanku kepada mbah ni. tubuh renta yang membesarkanku menjagaku ketika aku masih kecil, masih nakal. beliau pergi begitu saja. tanpa aku sempat mengucapkan selamat tinggal padanya. tanpa ku tahu dimana tempat peristirahatan terakhirnya hingga saat ini.

aku tidak mau itu terulang lagi. tidak mau. ya allah, berikan aku kesempatan sekali saja ya allah. engkau yang maha pemurah ya allah. engkau yang maha kuasa. saat ini aku hanya bisa meminta pertolonganmu. demi kakekku ya allah. demi kakekku. the only one grandfather i ever had :(

apa lagi yang bisa kukatakan sekarang. yang tertuang sekarang hanya jeritan hati. sia sia. hanya mengaduk aduk emosi saja. aku sudah tidak tahu. apa kalian akan merasakan hal yang sama?

tingkah hari ini

apa yang harus saya ketik sekarang hah? kalaupun saya mengetik sekarang, pasti isinya hanya tentang ujian ujian dan ujian. mengapa? oohh jelas.. karena hal itu yang membuat saya stres sekarang (stresnya udah dari lama deh perasaan). yaaa pokoknya begitu lah

begini tingkah saya sebelum ujian :

  • mulai dari hari jumat. hari itu saya gak ngapa ngapain soalnya udah seharian tidur gara gara malamnya begadangan taun baru.
  • lalu hari sabtu, malam minggu, masih tetap gak ngapa ngapain. tumpukan kertas teori teori cuma teronggok begitu saja di karpet kamar. sungguh tragis. hari ini saya hanya berjalan jalan bersama kakak apa vide yaa. lupa
  • kemudian hari minggu. ini hari udah mulai sadar kalo harus belajar. cuma yaa teteeeep aja gak belajar. ya belajar siihh. tapi dikit doang. soalnya gak ada yang masuk. jadi yaa daripada saya berdiam diri di kamar kan, mending keluar nyetor tugas ke temen sekalian nyari tiket pesawat buat ke jakarta besok.
  • daaaaaaaaaan akhirnya hari senin tiba. filsafat loh yaa ujiannya. ckck kasian otakku. di forsir untuk mengarang bebas. walhasil dengan basic pengarang (i wish) gadungan saya kerjakanlah itu soal. kagak tau dah bener apa kagaknya. pokoknyaaa, gitu deh. udah dong yaa ujiannya.
ini nih cerita pas siang ini. habis ujian langsung meluncur lah ke kota bareng as. oh iya, kenalin, as ini temen gila saya disini. bareng dia tuh pastiiiiii apa apa jadinya rusuh alias kita emang doyan bikin rusuh wkaka oh iya, hari ini (apa kmaren ya), 4 januari, dia ultah loh. selamat hari buruuuuuuung !! lanjut. ke stasiunlah kami berdua. nyari tiket kereta (masa andong) buat as ke bandung. lagi enak banget loh cuaca malang siang tadi. adeeeemm gitu. gak panas gak dingin. makanya saya NAFSU banget buat jalan keluar hhaha asiiikk banget deh itu cuacanya.

habis dari stasiun, ceritanyaaaaa mau ke travel tanya tiket, tapi,
"eh kak, kita lewat surabi imut loh ini. sumpah"
"hah? masa? mampir nah ayooooooook"
bisa diperpikirkan kan endingnya gimana? BERHENTILAH dan makanlah disana. enak juga ternyata. jadi pengen lagi. apalagi youghurtnya itu looooooohh asli enak banget. segeeerr

udahan makannya? balik lagi deh kita ke atas. hmmm capek. habis ngedrop as di kosannya dia langsung pulang aja. capek banget. walhasil sampe di kosan langsung tidur saaaaaampe jam 7 malam. ckck ini sudah yang ngebuat jadi insom ini malam. padahal besok loh masih ada ujian. ckck

ketika saya tertidur, ada kejadian laknat di kosan as. ih sial, kagak dibangunin lagi. gak ikutan deh jadinya kan. jadi begini, kan as ultah tuh, ceritanyaaa anak anak mau ngasi surprise. di bawa pergi lah as dari kosan. yang foto kopi lah, yang beli es krim lah, yang yang yang deh pokoknya. nah pas as balik, dimulai lah acara kejut mengejutkan itu. tau gak sih apaan yang dijadiin surprise. bukannya kue tart atau black forest gitu, tapi ini malah semangka yang dipotong potong terus dikasih lilin 91 di atasnya. padahal kan aturan yaa 19 hahhaa adaa aja tingkahnya mereka. tapi overall kreatif kalian ini hahha happy bird day yaa!! :)

udahan ah. masuk angin. sekian...

tweeting everytime everywhere i am :)

kumpulan kata kata yang sangat tidak mencerminkan sikap dan tingkah laku yang pantas untuk ditiru tapi selalu saja dilakukan karena telah menjadi kebiasaan tersendiri bagi penulis dan mungkin bagi sebagian pembaca. dimohon agar tidak terkontaminasi dengan tulisan yang tertera di halaman laknat ini


My Blog List

Followers